Edge, Foldable, atau Flat? Ini 3 Tipe Layar Samsung Flagship
Samsung dikenal sebagai salah satu produsen HP yang paling serius soal teknologi layar. Bahkan di kelas flagship, Samsung sering jadi pelopor desain dan inovasi.
Kebetulan, HP yang sekarang gue pakai dulunya termasuk mantan flagship Samsung, dan menariknya ada tiga tipe layar berbeda yang pernah dipakai Samsung di lini atas mereka.
Apa aja? Ini dia pembahasannya
1. Layar Lengkung (Edge Display)
Ilustrasi Samsung Edge Display Foto oleh Mehdi Nobakht via PixabayLayar lengkung jadi identitas kuat Samsung selama bertahun-tahun. Awalnya dikenalin lewat Galaxy Note Edge (2014), lalu benar-benar populer sejak Galaxy S6 Edge (2015). Desain ini terus dipakai sampai era Galaxy S23 Ultra (2023).
Secara visual, layar edge memang juara:
• Kelihatan mewah
• Desainnya timeless
• Kesan flagship langsung dapet walau HP lama
Tapi dari pengalaman gue, ada minusnya juga:
• Kurang ergonomis kalau tanpa casing
• Pegangan terasa licin
• Rawan salah sentuh di bagian pinggir
Jadi walaupun cantik, layar lengkung ini lebih cocok buat yang prioritas desain, bukan kepraktisan.
2. Layar Lipat (Foldable)
Ilustrasi Layar Lipat Samsung Foto oleh freepik.comSamsung mulai berani main di teknologi layar lipat sejak akhir 2019. Waktu pertama rilis, banyak yang skeptis dan bilang teknologinya masih terlalu dini alias belum matang.
Tapi Samsung nggak berhenti:
• Terus improve engsel
• Perbaiki durability layar
• Sampai sekarang sudah masuk generasi ke-7 foldable
Keunggulan layar lipat:
• Bisa jadi layar besar saat dipakai
• Bisa dilipat jadi compact buat masuk saku
• Cocok buat multitasking & konsumsi konten
Bonus uniknya:
Kalau mau foto, tinggal lipat setengah — nggak perlu minta tolong orang 😅 Cocok buat yang agak introvert.
Risikonya:
• Harga spare part mahal
• Biaya perbaikan tinggi
• Perlu ekstra hati-hati dalam pemakaian
3. Layar Datar (Flat Display)
Ilustrasi Layar Datar Samsung Foto oleh Krapalm via PixabayIni tipe layar yang paling “awet” di sejarah Samsung. Sudah dipakai sejak Galaxy S generasi pertama (2010) dan masih bertahan sampai sekarang.
Kenapa layar datar tetap eksis?
• Paling ergonomis
• Nyaman digenggam
• Minim salah sentuh
• Biaya perbaikan lebih masuk akal
Selain itu:
• Mudah pasang tempered glass
• Cocok buat semua kalangan
• Lebih aman buat pemakaian harian
Nggak heran kalau banyak pengguna justru lebih milih layar datar dibanding layar lengkung.
Kesimpulan
Kalau disimpulin:
Layar edge → unggul di tampilan, kalah di ergonomi
Layar lipat → inovatif & fleksibel, tapi berisiko mahal
Layar datar → paling aman, nyaman, dan realistis
Semua balik lagi ke kebutuhan dan gaya pakai masing-masing. Mau desain, teknologi, atau kenyamanan jangka panjang.



Posting Komentar untuk "Edge, Foldable, atau Flat? Ini 3 Tipe Layar Samsung Flagship"